BERITA TERKINI
KOMENTAR TERBARU
RESENSI BUKU
image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Lampuki Awali Kemeriahan Sastra Aceh

Judul: Lampuki
Penulis: Arafat Nur
Penerbit: Serambi
Terbit: Mei 2011
Harga: Rp49.000,-
ISBN: 978-979-024-354-5


Sepanjang perjalanan sastra yang diketahui secara umum di Aceh, hampir tidak ada yang terlalu menonjol. Awal tahun ini, tepatnya 17 Januari silam, Lampuki, novel karya Arafat Nur muncul secara mengejutkan setelah dinobatkan sebagai pemenang unggulan Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2010, yang merupakan ajang paling tua dan paling bergengi di Indonesia. Selanjutnya

CERPEN
image

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kulirik Wajah Ibu Berseri-seri

Cerpen Amri Rasyidin

Untuk kesekian kalinya Ibuku mengalami koma, tidak sadar diri akibat anfal jantung. Sudah dua jam beliau terbaring di bangsal, dengan tubuh dipasangi beberapa selang infus dan EKG (Echokardiografi). Aku, adik-adik, dan beberapa kerabat dekat kami, menunggu kepulihan beliau dengan tegang. Adikku yang paling kecil nampak mengeluarkan kitab suci ukuran kecil dari tasnya, lalu menggumamkan surah Yasin. Aku sendiri berdoa dalam hati sambil sesekali menyeka tetesan bening yang meleleh di pipiku... selengkapnya

CERBUNG
image

Tahun-Tahun yang Hilang di Afrika Selatan (Bagian 12)

Oleh Rully Ferdiansyah

Semua keluarga abah Ayub sudah mulai menyesuaikan diri di Sandvliet, termasuk Aisyah, yang sudah terbiasa hidup di lingkungan istana, kini sudah mulai membiasakan diri hidup di Afrika. Betapa senangnya perasaan lelaki tua itu melihat istri mudanya kini bisa ikut bahu membahu membantu istri tuanya dan murid-muridnya, membuka lahan pertanian Hanjeli dan membangun irigasi ... READ MORE

KOLOM OLAHRAGA
image

Nasib Singkarak Pasca TdS

Oleh Arief Kamil

Sumatra Barat baru-baru ini sukses menghelat hajatan besar, balap sepeda bertaraf internasional yang berlabel “Tour de Singkarak 2011”. 120 pembalap dari 15 negara berpartisipasi dalam kesuksessan lomba balap sebeda yang di klaim terbaik di Indonesia itu. Malahan untuk mempromosikan panorama alam di Sumbar, 70 media massa baik cetak maupun elektronik berpacu menginformasikan TdS ke khalayak ramai. Informasi seputar TdS dapat dikonsumsi melalui media lokal, nasional dan mancanegara termasuk Euro Sport... selengkapnya

PUISI HARI INI

Rahmizakia Rifka

MAMA, AKU BINGUNG DAN AKU MENGERTI

Hanya saja aku bingung jika telah menonton televisi
Aku berkata kepada mama
Mama… ada yang ingin aku ceritakan padamu
Mama gadis kecil itu hanya tersenyum lembut
Kemudian… gadis kecil itu melanjutkan ucapannya
selengkapnya...

IKLAN BANK ACEH
IKLAN DPPKA

PENGUNJUNG
RANDANG MAK NGAH
image

.

NOVEL BEST SELLER
image

RINAI KABUT SINGGALANG

Novel Karya
Muhammad Subhan
Pesan Segera!!!
Hubungi 0813 7444 2075
Plus Tandatangan Pengarang!!!

AIE ANGEK COTTAGE
image

.

BEASISWA
image

Beasiswa Unggulan untuk Pegawai Kemdiknas

Jakarta (www.korandigital.com) - Kementerian Pendidikan Nasional memberikan beasiswa bagi pegawai di lingkungan Kemdiknas melalui program Beasiswa Unggulan. Beasiswa yang diberikan meliputi biaya penuh terdiri atas biaya pendidikan dan biaya nonpendidikan meliputi biaya hidup, tunjangan buku, tunjangan operasional, tunjangan penelitian, dan biaya transpor. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menyampaikan, Kemdiknas memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada keluarga besar Kemdiknas nondosen untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya... READ MORE

KATA MUTIARA
image

Keberhasilan adalah mendapatkan apa yang anda inginkan. Kebahagaiaan adalah menginginkan apa yang anda dapat ~Dale Carnegie~

Satu-satunya ukuran keberhasilan anda yang jujur adalah apa yang sedang anda lakukan dibandingkan dengan potensi anda yang sebenarnya ~Paul J. Meyer~

Keberhasilan sesuai dengan potensi anda. Itu saja. Bangunlah dengan senyum dan sambut kehidupan, jalanilah, nikmati, cecaplah, cium, rasakan ~Joe Knapp~

 

Menikmati Buka Puasa di Masjid Jami' Kowloon Tsim Tsa Tsui Hongkong

image

Hongkong (www.korandigital.com) - Sudah hal yang biasa tiap kali Ramadhan tiba, masid-masjid di Hongkong selalu dipenuhi para jamaah. Apalagi di hari minggu, tempat untuk shalat sampai tidak muat, bahkan di tangga-tangga dekat rak sepatu pun orang nekat melakukan shalat demi ingin ikut berjamaah.

Di hari biasa tempat untuk shalat khusus perempuan hanya dua ruangan. Namun di bulan Ramadhan panitia masjid menyediakan tiga ruangan. Ramadhan kali ini jatah buka puasanya lebih sore, mungkin harus nambah satu ruangan lagi. Kemaren saya lihat banyak teman-teman khususnya jamaah yg berasal dari Indonesia, selepas shalat Ashar mereka pada pulang. Setelah saya tanya kenapa tidak menunggu buka sekalian, jawab mereka karena tidak ada waktu. Mereka takut pulang terlambat, dan dimarahi majiakannya.

Setelah berjamaah shalat Ashar, semua jamaah putri diatur duduknya guna merapikan tempat yang terbatas. Semua duduk berhadap-hadapan, dua ruangan dipakai untuk jamaah dari Indonesia dan satu ruangan untuk jamaah lain negara.

Bacaan-bacaan tentang Asmaul Husna juga surat-surat dari ayat Alquran menggema di semua ruangan. Tak lupa doa-doa untuk kebaikan dibacakan dan dipimpin oleh sahabat kita sendiri dari jamaah Indonesia. Saat pemimpin doa mebacakan doa-doa buat keluarga yang ada di Indonesia, terdengar isak tangis dari semua jamaah. Selain karena doa yang diucapakn pemimpin itu menyentuh, mungkin juga karena kerinduan kepada anak juga orang tua hingga menyebabkan mereka merasa terharu.

Jam menunjukkan pukul 6.45 pm. Terdengar imam masjid, memulai kultum pembuka buka puasa. Kami semua diam mendengarkan, walau tidak paham benar semua  yang diucapkan. Karena kultumnya memakai bahasa Urdu juga Inggris. Intinya dalam kultum itu adalah seruan kepada jamaah agar menggunakan waktu di bulan Ramadhan ini sebaik mungkin di manapun kita berada. Entah itu dalam MTR or Bus atau di jalan, kita harus mengingatNya.

Kultum yang singkat tapi berisi itu usai setelah memasuki waktu buka puasa. Adzan dikumandangkan oleh muadzin dengan merdu. Serempak masing-masing baca doa pembuka untuk buka puasa. Kemudian meneguk air putih di hadapan masing-masing. Setelah minum air putih menyempatkan makan buah kurma.

Belum sempat makan yang lain, iqamat berkumandang. Jamaah berdiri dan membereskan tempat masing-masing guna untuk mengerjakan ibadah shalat magrib yang diipimpin seorang imam dari Pakistan. Saat ayat-ayat cintaNYa dibaca oleh sang Imam dengan suara yang fasih, hati merasa damai dan  tenang, bahkan ada ayat yg bikin mata meleleh.

Masing-masing bepindah tempat setelat usai shalat magrib, dan mengerjakan shalat sunnah ba’da magrib. Setelah semua selesai shalat dan doa, masing-masing jamaah kembali berposisi seperti semula waktu buka puasa tadi. Terlihat di depan mereka makanan-makanan yang disedikan di masjid, yaitu semangkuk bubur kare ayam, beberapa biji kurma, pastel, jus jeruk juga segelas air putih.

Sambil makan mereka menceritakan suasana Ramadhan mereka saat di rumah majikannya. Ada yang bercerita boleh puasa tapi tak boleh sahur, ada yang puasanya sembunyi-sembunyi, ada yang malah majikan sangat menghargai ibadah mereka. Pokoknya beraneka macam cerita mereka. Namun disaat buka bersama-sama hilang kegundahan juga kegelisahan mereka. Walau jauh dari keluarga, buka bersama sangatlah bermakna. Smoga esok diberi kesempatan lagi untuk kumpul bersama dalam apapun, oleh Sang Maha kuasa. (YULIA SILKYHEART)

Foto: Masjid Jami’ Kowloon Tsim Tsa Tsui.

Tue, 17 Aug 2010 @17:30
Tags: hongkong internasional ramadhan


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 1+9+2

Copyright © 2018 www.korandigital.com · All Rights Reserved
Proudly Powered by DBS Webmatic